Investigasi tanah adalah metode untuk mendapatkan data dan menganalisis kondisi geologi dan geoteknik untuk berbagai keperluan seperti desain pondasi, eksplorasi tambang, stabilitas lereng, konstruksi jalan, dll.
Layanan kami mencakup pengeboran coring dan non-coring serta pengujian di tempat, seperti Standard Penetration Test (SPT), Cone Penetration Test (CPT), Field Vane Shear Test, and Permeability Test.
Layanan kami juga menyediakan sampel disturbed dan sampel undisturbed ke laboratorium tanah untuk menganalisis indeks dan sifat teknik seperti:
Unduh brosur kami:
Investigasi tanah menyediakan data akurat yang berfungsi sebagai masukan penting untuk desain struktural. Pengukuran ini memastikan bahwa setiap aspek proyek didasarkan pada informasi bawah permukaan yang andal.
Uji pengeboran dalam adalah teknik geoteknik yang digunakan untuk memeriksa karakteristik fisik dan mekanis tanah bawah permukaan pada kedalaman yang substansial. Metode ini melibatkan pengeboran lubang bor yang dalam ke dalam tanah untuk mengambil sampel tanah dan batuan untuk dianalisis. Metode ini digunakan untuk menilai daya dukung tanah, stabilitas, dan kesesuaiannya untuk proyek konstruksi seperti gedung bertingkat tinggi, jembatan, dan terowongan.
Prosedur dan peralatan kerja pengeboran mengikuti ASTM D 420-98, ASTM D 2488-00, dan ASTM D 2113-99.
Penghentian pengeboran akan bervariasi setelah memastikan lapisan tanah keras atau padat setebal lebih dari 5 m dengan nilai-N SPT lebih besar dari 50 atau setelah kedalaman 30 m, yang mana yang tercapai lebih dulu.
Metode pengeboran: Pengeboran coring (core drill)
UDS (Undisturbed Soil Sampling) atau sampel tanah undisturbed adalah teknik geoteknik yang digunakan untuk mengumpulkan sampel tanah sambil mempertahankan struktur alami, kadar air, dan sifat mekanisnya dengan menempatkan sampel tanah dalam tabung pengambil sampel berdinding tipis. Metode ini memastikan bahwa sampel tanah tetap utuh dan tidak terganggu, sehingga memberikan data akurat tentang kondisi in-situ bawah permukaan.
UDS sangat penting untuk investigasi tanah yang andal, terutama dalam proyek konstruksi kritis yang membutuhkan data geoteknik yang presisi. Sampel tanah akan dibawa untuk pengujian lebih lanjut di laboratorium mekanika tanah.
Pengambilan sampel tidak terganggu mengikuti ASTM D 1587-00 dan ASTM D 4220-95.
Tes SPT adalah uji untuk menilai kepadatan dan kekuatan tanah bawah permukaan berdasarkan korelasi empiris. Uji ini membantu menyediakan data penting untuk merancang pondasi yang aman dan stabil dalam proyek konstruksi.
Tujuan utama dari pengetesan ini adalah menentukan kepadatan dan konsistensi tanah, mengevaluasi daya dukung tanah, dan mengidentifikasi stratifikasi dan sifat-sifat tanah.
Uji ini melibatkan penumbukkan alat pengambil sampel split-barrel ke dalam tanah pada interval kedalaman yang teratur menggunakan palu standar dan mencatat jumlah pukulan yang diperlukan untuk menembus jarak tertentu.
Uji SPT juga menyediakan sampel tanah terganggu yang dapat digunakan untuk identifikasi tanah serta uji laboratorium untuk sifat indeks.
Tes Sondir (CPT) adalah metode geoteknik yang digunakan untuk menentukan sifat mekanis tanah bawah permukaan. Metode ini melibatkan mendorong probe berbentuk kerucut ke dalam tanah dengan kecepatan konstan sambil terus mengukur resistansi ujung kerucut (resistansi kerucut) dan gesekan pada selongsong (gesekan selongsong).
Uji CPT memeriksa:
CPT menyediakan profil tanah yang cepat, akurat, dan terperinci, menjadikannya alat yang andal untuk merancang pondasi dan menilai kondisi tapak.
Pengeboran dan Pengambilan Sampel Tanah dengan Tangan adalah metode investigasi tanah secara manual menggunakan alat bor tangan untuk membuat lubang dan mengambil sampel lapisan tanah untuk dianalisa karakteristiknya. Data yang diperoleh selama pengeboran dicatat dalam catatan lapangan (Bore-Logs) dan mencakup identifikasi proyek berikut, nomor pengeboran, lokasi, orientasi, tanggal dimulainya pengeboran, tanggal selesainya pengeboran, dan nama pengebor, koordinat elevasi puncak lubang bor, klasifikasi/deskripsi tanah (kekerasan, warna, tingkat pelapukan, dan identitas terkait lainnya), deskripsi litologi, kondisi air tanah, pengambilan sampel, pengujian in-situ di lubang bor, dll.
Sampel tanah undisturbed diambil dari kedalaman tertentu dengan menggunakan shelby tube sampler (tabung berdinding tipis sampler). Sampel tanah dilindungi dari guncangan, getaran, dan perubahan kelembapan, untuk menjaga struktur dan komposisi fisik tanah tetap seperti kondisi aslinya, hingga diekstrusi untuk diuji di laboratorium.
Dynamic Cone Penetrometer Test digunakan untuk menilai kepadatan tanah dengan menjatuhkan beban berat berulang kali dari ketinggian tertentu ke permukaan tanah.
Proses ini menghasilkan gaya tekan pada cone ke dalam tanah. Selama pengujian, jumlah penurunan permukaan dan kedalaman dicatat untuk mengevaluasi seberapa padat tanah tersebut.
Metode ini berguna untuk memperbaiki lahan reklamasi, tanah berpasir, dan area timbunan.
Tes Uji Lapangan Lainnya:
Uji laboratorium mekanika tanah terdiri dari pengujian sampel undisturbed atau sampel disturbed yang diambil dari lokasi. Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk memahami sifat mekanika dan fisika tanah.
Pengujian tanah di laboratorium akan dilakukan berdasarkan standar American Society of Testing Materials (ASTM) atau American Association of State Highway Transportation Officials (AASHTO), sedangkan standar klasifikasi tanah berdasarkan standar Unified Soil Classification System (USCS).
Pekerjaan analisis meliputi perhitungan, analisis, dan evaluasi data untuk menyusun rekomendasi yang termasuk,
Pengujian Sifat Fisik Tanah
Pengujian Sifat Teknik Tanah untuk Sampel yang Berlaku
Layanan analisis kami mencakup pemrosesan data komprehensif, perhitungan, dan evaluasi geoteknik untuk mendukung keputusan teknik yang tepat. Hasil analisis kami mencakup rekomendasi terperinci dan pertimbangan desain, seperti: