Driven nail adalah teknik stabilisasi tanah yang mirip dengan soil nailing, tetapi metode ini menerapkan pemasangan besi tulangan menggunakan teknik penumbukkan tanpa pengeboran — menawarkan solusi yang cepat dan ekonomis untuk kondisi tanah tertentu. Driven nail dapat digunakan untuk memperkuat lereng, galian, dan dinding penahan. Batang baja ditancapkan ke dalam tanah yang berfungsi sebagai inklusi yang meningkatkan kuat geser struktur tanah sehingga meningkatkan stabilitas tanah.
Pemasangan driven nail ini dilakukan dengan menggunakan alat vibrator yang terpasang di rig. Kami memiliki rig dengan tinggi bervariasi tergantung dengan headroom tempat bekerja. Driven nail dapat dipasang dengan atau tanpa grout.
Teknik ini dapat digunakan pada tanah ekspansif di mana pekerjaan pengeboran menggunakan air dapat mengganggu stabilitas tanah. Proses ini umumnya lebih cepat dan lebih murah daripada soil nailing yang menggunakan proses pengeboran, sehingga ideal untuk diterapkan dalam proyek konstruksi yang memerlukan penanganan segera serta minimal dampak lingkungan menjadi prioritas. Namun, metode driven nail tidak bisa diterapkan di tanah yang banyak boulder atau batuan keras.
Unduh brosur kami:
Driven nail tanpa grout dilaksanakan dengan memancangkan rebar secara langsung ke dalam tanah sehingga bisa langsung dapat dipasang endplate dan dikunci dengan menggunakan mur dan ring. Rebar, endplate, mur, dan ring akan diproteksi dari korosi untuk meningkatkan umur penggunaan. Driven nail akan langsung dapat menahan beban segera setelah pemancangan selesai. Hal ini diperlukan untuk kondisi dimana tanah memerlukan penahanan struktur lereng yang langsung dapat bekerja.
Metode driven nail yang menggunakan grout dapat dilaksanakan dengan menancapkan rebar yang dilengkapi kepala nail di ujung bawahnya. Dalam proses pemancangan, digunakan casing sebagai pelindung dan alat tumbuk. Ukuran diameter kepala nail akan lebih besar daripada diameter casing sehingga kepala nail akan berperan sebagai jangkar yang mengunci ke struktur tanah. Panjang batang baja bisa disesuaikan dengan kebutuhan desain dengan pilihan penggunaan mechanical coupler untuk menyambung rebar apabila diperlukan.
Casing yang sudah tertanam sampai dasar nail akan ditarik bersamaan dengan proses pengisian void antara rebar dengan dinding tanah dengan menggunakan grout dengan tekanan. Tergantung dari jenis grout yang dipakai, grout akan berperan sebagai compaction grout atau pressure grout. Penggunaan grout ini akan meningkatkan kapasitas driven nail dengan memadatkan tanah atau memasukkan grout di retakan tanah.
Proses Pemancangan:
Teknologi bor hidrolik kompak kami memungkinkan pengeboran driven nail secara presisi di lokasi dengan akses terbatas, memberikan hasil maksimal di lingkungan kerja yang paling menantang sekalipun.