Logo PT Geonusa Utama
EN
/
ID
small-page-header

SOIL NAILING DAN ROCK ANCHOR

Soil nailing dan rock anchor merupakan teknik meningkatkan stabilitas lereng yang digunakan untuk memastikan keamanan lereng, galian, dan struktur penahan tanah. Kedua metode ini melibatkan pemasangan elemen perkuatan ke dalam tanah untuk meningkatkan integritas struktural dan mencegah kegagalan seperti tanah longsor atau runtuhnya dinding.

Soil nailing umumnya digunakan untuk menahan penggalian jalan, galian bangunan, dan untuk meningkatkan stabilitas dinding penahan yang sudah ada. Sementara rock anchor bekerja dalam tanah batuan yang memberikan perkuatan untuk struktur tanah seperti dalam konstruksi terowongan, pondasi, dan struktur yang berat.

Metode kami menggunakan alat rig pengeboran portabel sehingga pengaturan rig dapat dilakukan secara efisien.

Unduh brosur kami:

soil-nailing-and-rock-anchor-5
Soil Nailing

Soil Nailing

Soil nailing adalah solusi untuk memperkuat tanah di lereng guna menjaga stabilitas galian, dinding tanah, atau lereng dengan memasang batang baja dan grout yang memperkuat struktur tanah.

Sistem ini membantu menciptakan sistem yang kuat dan terintegrasi yang menahan tanah pada tempatnya sehingga mencegah terjadinya tanah longsor atau keruntuhan.

Rock Anchor

Rock anchor adalah teknik untuk meningkatkan stabilitas formasi batuan, lereng, dinding penahan, atau struktur lain yang menahan beban dari massa batuan. Proses ini dimulai dengan pengeboran lubang ke dalam batuan dan dilanjutkan dengan pemasangan jangkar baja serta grout dan ditutup dengan pemasangan endplate dan mur.

Anchor memiliki fungsi meningkatkan struktur batuan agar menjadi lebih stabil, mengurangi potensi pergerakan dan kelongsoran, meningkatkan daya dukung terhadap gaya-gaya seperti aktivitas seismik atau beban hidup yang besar.

Soil Nailing and Rock Anchor 3
Rock Anchor

Aplikasi dan Manfaat

Contoh Diagram Soil Nailing and Rock Anchor
Contoh Diagram Soil Nailing and Rock Anchor

Aplikasi Soil Nailing dan Rock Anchor adalah:

Manfaat Soil Nailing dan Rock Anchor adalah:

Soil Nailing dapat dilakukan pada berbagai macam material, termasuk:

Soil Nailing tidak cocok untuk:

Gambaran Metode Kerja

  1. Persiapan Pengeboran: Buat lubang pada posisi yang telah direncanakan di sepanjang lereng.
  2. Pengeboran Lubang: Bor pada sudut tertentu hingga kedalaman yang diinginkan, tergantung pada spesifikasi desain.
  3. Pemasangan Nail/Anchor: Masukkan batang baja ke dalam lubang yang telah dibor
  4. Pengisian Grout: Isi lubang dengan grout untuk merekatkan paku dengan tanah di sekitarnya dan mencegah korosi.
  5. Pemasangan Plat: Setelah permukaan atas grout dirapikan, plat dipasang melekat langsung terhadap grout serta dikunci dengan menggunakan mur dan ring.
  6. Perawatan Permukaan (opsional): Pasang material pelapis (misalnya, shotcrete atau pengendali erosi) untuk stabilisasi tambahan.

Poin Penting

Proyek Kami

Kariangau, Kalimantan Timur, Indonesia (2024)
Pemasangan soil nailing di dinding penahan di Kariangau, Kalimantan Timur, Indonesia (2024)
Soil Nailing and Rock Anchor Puncak
Pemasangan soil nailing dikombinasikan dengan geomat pengendali erosi di Puncak, Jawa Barat, Indonesia (2019)
Nusa Ceningan, Bali, Indonesia (2017)
Pemasangan soil nailing di lereng pantai di Nusa Ceningan, Bali, Indonesia (2017)
Karebbe KM 38+600 project di Sorowako, Sulawesi Selatan, Indonesia (2016)
Pemasangan soil nailing dikombinasikan dengan shotcrete di Karebbe KM 38+600 proyek di Sorowako, Sulawesi Selatan, Indonesia (2016)

Peralatan Kami

Teknologi bor hidrolik kompak kami memungkinkan pengeboran soil nailing maupun rock anchor secara presisi di lokasi dengan akses terbatas, memberikan hasil maksimal di lingkungan kerja yang paling menantang sekalipun.

Rig Soil Nailing/Rock Anchor
Rig Soil Nailing/Rock Anchor
Mixer Grout
Mixer Grout
Kit Tes Sampel
Kit Tes Sampel